8 April 2018

Indahnya Melihat Sunrise dan Sunset dari Puncak Gunung

Datangi dan Nikmati, Pemandangan Dari Atas Gunung yang Kekal Terkenang

Gunung bisa dibilang merupakan salah satu destinasi yang menjadi ‘gudangnya’ pemandangan indah.

Di balik segala perjuangan mulai dari mempersiapkan peralatan hingga mencapai puncak, semuanya akan terbayar bila kita berhasil menikmati pemandangan sunrise dan sunset indah dan segala pemandangan indah lainnya di gunung manapun.

Ada kalanya aku jera dan memutuskan untuk menolak ajakan mendaki, utamanya karena fisik, namun pemandangan sunrise dan sunset indah di gunung selalu membuatku rindu untuk packing dan kembali memanggul carrier.

Semuanya akan terbayar”, pikirku, dan memang kepuasan itulah yang membuatku selalu ketagihan untuk naik gunung.

Berikut ini adalah foto - foto indahnya melihat sunrise maupun sunset dari puncak gunung :

sunrise dari puncak Sindoro

Menurutku, pemandangan sunrise di Gunung Sindoro merupakan salah satu pemandangan sunrise terindah di gunung dan salah satu sunrise terbaik di Jawa Tengah.

Dan yang paling menarik adalah, saat mendaki Gunung Sindoro untuk menikmati sunrise, setiap pendaki tidak perlu memaksakan diri mendaki hingga puncak karena sudah ada banyak sekali spot untuk menikmatinya.

Salah satunya adalah Sunrise Camp (Pos 3,5 dengan ketinggian 2423 mdpl), yang seperti namanya dijadikan area untuk mendirikan tenda khusus untuk menikmati sunrise ala Gunung Sindoro yang menakjubkan.

Selain itu, perjalanan menuju puncak Gunung Sindoro kala summit attack saat subuh, bila memang tidak sempat mencapai puncak sebelum matahari pagi menampakkan diri, pendaki bisa menikmatinya di tengah perjalanan.

Pemandangan sunrise di gunung ini tetap menakjubkan untuk dilihat di tengah-tengah pendakian sebab alam Gunung Sindoro cukup terbuka dan minim pepohonan di sekitar jalur pendakian (via Kledung)

pemandangan sunset dari mt.Merbabu

Pendakian ke Gunung Merbabu yang membuatku ketagihan mendaki gunung secara permanen. Semua yang ditawarkannya begitu indah dan tentu saja Instagrammable.

sunrise puncak mt.Merbabu

Alam yang ada di Gunung Merbabu benar-benar bagus dan terawat, dan pemandangan sunset yang ditawarkan Gunung Merbabu tentu saja harus dinikmati selagi bisa.

sunrise dari Sikunir , Dieng

Sikunir memang bukan gunung dan lebih tepat bila dikatakan sebuah bukit. Tapi jangan anggap remeh, pemandangan sunrise yang ditawarkan Bukit Sikunir benar-benar tidak bisa dipandang sebelah mata.

Dieng memang gudangnya ‘The Golden Sunrise”, terutama bila dinikmati di Gunung Prau, tapi sempatkan diri juga untuk menikmati “The Golden Sunrise” di Sikunir. Pengalamannya pasti berbeda.

sunrise dari puncak mt.Slamet

Sunrise di Gunung Slamet, Gunung tertinggi di Jawa Tengah ini memang cukup sulit untuk ditapaki, terutama di jalur pendakian sebelum mencapai puncaknya.

Tetapi, warna cahaya sunrise akan terekam dalam memori dalam waktu yang lama, mungkin selamanya. Jangan pernah melewatkan pemandangan sunrise di Gunung Slamet bila berkesempatan mendakinya.

pemandangan indah sunrise mt.Sumbing

Indahnya Pemandangan Sunset di Gunung Sumbing, Bila sudah membicarakan Gunung Sindoro dan Gunung Slamet, akan terasa kurang bila tak membicarakan Gunung Sumbing.

Gunung yang terletak di Jawa Tengah ini juga tak mau kalah dalam menyajikan pemandangan sunset yang, bisa dibilang, romantis bila dinikmati bersama pasangan.

Pemandangan Sunrise di Gunung Semeru

Puncak Mahameru merupakan tujuan mereka yang memberanikan diri untuk menaklukkan Gunung Semeru.

samping puncak mahameru

Keindahan alamnya tak perlu diragukan lagi, dan popularitasnya sebagai destinasi pendakian belum pernah pudar.

Gunung Semeru juga menawarkan pemandangan sunrise yang sungguh indah dan tentu saja tak akan bisa kita lupakan begitu saja bila berhasil menikmatinya.


Foto Keindahan Sunrise dari berbagai spot lokasi

Keindahan Kawasan Bromo
padang edelweis tegal alun Gunung Papandayan
sunrise dari puncak gunung Batur
sunrise dari puncak gunung Arjuno

Dari segala perjuangan kala mendaki gunung, percayalah bahwa semuanya akan terbayar lunas bila melihat pemandangan sunrise maupun sunset yang indah dari puncak gunung .

1 April 2018

Pantai Jogan , Spot Terbaik Melihat Air Terjun dan Pantai

jejak touring mas_Moel photo ©//@fbjn1

Siapa bilang untuk melihat pantai dan air terjun di satu tempat cuma bisa di Pantai Banyu Tibo, Pacitan saja, di Jogja juga ada tempat seperti itu lho, namanya Pantai Jogan yang terletak di gunung kidul, tidak salah lagi memang bagian selatan jogja menyimpan banyak sekali tempat wisata menarik.

Contohnya saja jejeran pantai pantai indah seperti Parangtritis, Indrayanti dan pantai Jogan ini sendiri, walaupun kita tahu laut selatan terkenal dengan ombaknya yang sangat besar, namun tak menyurutkan animo wisatawan untuk tetap datang.


Yang Menarik dari Pantai Jogan Wonosari Jogja

Pantai Jogan bisa dibilang merupakan salah satu surga tersembunyi di Jogja, tidak banyak orang yang tahu mengenai keberadaan Pantai Jogan ini, padahal pantai ini memiliki pemandangan yang indah dan cukup unik.

Di Pantai Jogan terdapat sebuah air terjun mini dengan ketinggian kurang lebih 10 meter, pemandangan tersebut hampir mirip dengan Pantai Banyu Tibo di Pacitan yang sama-sama memiliki air terjun di pantainya.

Aliran air dari air terjun tersebut langsung mengalir ke pantai, Pantai Jogan sendiri tidak memiliki garis pantai yang panjang layaknya pantai-pantai di Gunung Kidul lainnya, garis Pantai Jogan hanya beberapa meter saja, itupun juga dikelilingi oleh bebatuan.

Berbeda dengan kebanyakan pantai pada umumnya, disini tidak terdapat hamparan pasir putih yang bisa kita gunakan untuk bersantai, kita hanya akan menemukan bebatuan di bawah air terjun, jadi jangan harap saat datang kesini kamu bisa berguling guling di pasir ya.

Nah, sebagai gantinya, kita bisa bersantai diatas tebing untuk menikmati keindahan Pantai Jogan dari ketinggian, ombak besar di pantai ini langsung menghantam ke tebing dan bebatuan karang, jadi jika kamu sedang berada di bawah, harus hati hati ya.

Lokasi ini juga sangat cocok bagi kamu yang menyukai suasana tenang bersatu dengan alam, melipirlah sejenak ke bagian yang sepi pengunjung, duduk dibawah pepohonan diatas tebing dengan backsound suara deburan ombak yang menghantam karang menjadikan suasana kian menenangkan.

Untuk menikmati segarnya air terjun, kita harus terlebih dahulu menuruni tebing, nah, terdapat beberapa cara yang bisa kita coba untuk menuruni tebing Pantai Jogan ini, yaitu dengan menyusuri jalan setapak berupa bebatuan di pinggir tebing, namun kita harus ekstra hati hati karena batu yang kita pijak cukup licin, tapi tenang, sekarang jalan tersebut sudah terdapat tangga dari bambu yang memudahkan kita dan yang kedua adalah dengan cara rappeling (menuruni langsung dari air terjun).

Cara yang kedua menjadi pilihan favorit bagi sebagian wisatawan yang menyukai kegiatan menantang, karena kita harus menggunakan peralatan khusus dan keahlian untuk bisa menuruni air terjun ini.

Tak hanya itu, tempat wisata Jogja satu ini sangat cocok bagi kamu pecinta fotografi lho, pemandangan indah dan unik menjadi daya tarik banyak fotografer untuk mengabadikannya, bahkan tak jarang pula Pantai Jogan dijadikan sebagai tempat foto prewedding.

Akses menuju Pantai Jogan juga cukup mudah, karena jalanan sudah beraspal, namun yang perlu diingat adalah jalurnya yang berliku-liku naik turun khas Gunung Kidul, jadi hati-hati ya


Fasilitas dan Tiket Masuk

  • Toilet
  • Warung Makan
  • Tempat Parkir
  • Penyewaan Peralatan Rappeling
  • Dan masih banyak lagi
  • Tiket Masuk : Rp. 5.000/orang.

Akomodasi (Penginapan)

Belum terdapat penginapan di sekitar Pantai Jogan, sebagai gantinya kamu bisa mencari penginapan di pusat Kota Wonosari atau di sekitar tempat wisata terdekat.


Lokasi :

  • Alamat ; Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta
  • 71 km dari pusat kota Yogyakarta melalui Jl. Nasional III (2 jam 3 menit)
  • 67 km dari Bandara Adisucipto melalui Jl. Nasional III (1 jam 50 menit)
  • (perkiraan waktu tempuh jika tidak ada kendala)

Rute Menuju Pantai Jogan Wonosari Jogja

Dari pusat Kota Jogja kamu tinggal menuju ke Wonosari saja dengan melewati Jalan Wonosari dengan mengambil arah menuju Pantai Siung, cukup ikuti jalan menuju Pantai Siung hingga kamu sampai di loket Pantai Siung.

Nah, di kanan loket Pantai Siung terdapat petunjuk menuju Pantai Jogan, tinggal ikuti saja petunjuk tersebut hingga kamu sampai di lokasi Pantai Jogan.

Tips Saat Berlibur Ke Pantai Jogan :

  • bawalah bekal sendiri, karena penjual makanan disini tidak terlalu banyak.
  • jangan buang sampah sembarangan, dan hati hati saat berada di pinggir pantai.
  • waktu yang paling tepat adalah saat air laut sedang surut, jadi ombak tidak terlalu besar dan tidak berbahaya ketika kita ingin turun ke bawah.
  • bagi kamu yang menyukai kegiatan memacu adrenalin, cobalah menuruni air terjun dengan cara reppeling.


Wisata Terdekat Dari Pantai Jogan :

Pantai Siung (4 menit)
Pantai Siung terkenal sebagai lokasi panjat tebing dengan pemandangan indah di Jogja, karena kita akan disuguhkan dengan keindahan alam Pantai Siung ketika memanjat. Selain panjat tebing kita juga bisa bermain di pantai.

Pantai Nglambor (4 menit)
Pantai Ngalmbor adalah salah satu spot snorkeling terpopuler di Jogja, siapapun yang menyukai kegiatan snorkeling pasti akan tahu tentang Pantai Nglambor.

Pantai Wedi Ombo (14 menit)
Pantai Wedi Ombo adalah salah satu pantai terlengkap dan terindah di Jogja, pantai ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang sangat memanjakan pengunjungnya.





-copyright ©lintang_jn1 2018-



Foto Pantai Banyu Tibo Pacitan

foto ig : @jatimkekinian
foto : google.com
foto : google.com
foto : google.com
foto : google.com

Gardu Pandang Lereng Kelir , Wisata di Ambarawa yang Mempesona



Berbicara mengenai wisata alam, di daerah Ambarawa kini muncul sebuah tempat wisata baru yang cukup populer dikalangan wisatawan, terutama para anak muda karena lokasinya yang memiliki pemandangan indah, yaitu Puncak atau Lereng Kelir Ambarawa.

Apa yang Menarik di Puncak Lereng Kelir Ambarawa

Setelah menjamurnya wisata alam dengan konsep gardu pandang, Kabupaten Semarang tak mau kalah dengan ikut meramaikan jenis wisata ini, tepatnya di Ambarawa terdapat objek wisata dengan konsep gardu pandang bernama Puncak Kelir atau Lereng Kelir.

lautan awan di puncak kelir. foto : lerengkelir.com

Puncak Kelir terletak di lereng Gunung Kelir, yaitu salah satu gunung pendek di Kabupaten Semarang. Gunung Kelir sendiri adalah salah satu gunung yang memiliki pemandangan cukup indah walaupun tidak terlalu tinggi. Nah, untuk memaksimalkannya, dibuatlah wisata Gardu Pandang Puncak Kelir Ambarawa ini yang sebenarnya masih berada di lerengnya, jadi bukan berada di puncak Gunung Kelir.

Gardu Pandang Puncak Kelir Ambarawa menawarkan pemandangan alam Kabupaten Semarang yang sangat indah dengan view Rawa Pening dan beberapa gunung lain seperti Gunung Merbabu dan Telomoyo.

Gardu Pandang Puncak Kelir Ambarawa ini berada di ketinggian sekitar 715 Mdpl, walaupun tidak terlalu tinggi tapi cukup membantu kita untuk melihat keindahan alam sekitar.

Konsep dari Gardu Pandang Puncak Kelir Ambarawa memang sama dengan Punthuk Mongkrong yang berada di Magelang, di Puncak Kelir Ambarawa ini kita juga bisa melihat cantiknya sunrise yang muncul dibalik pegunungan.

sunrise di puncak lereng kelir.

Untuk bisa melihat indahnya sunrise di Gardu Pandang Puncak Kelir Ambarawa, kita harus datang saat fajar, tapi jalurnya yang berkelok kelok dan naik turun khas pegunungan membuat kita cukup was-was jika harus berkendara di pagi buta sebelum matahari terbit.

Jadi. Apabila kamu ingin melihat sunrise di Gardu Pandang Puncak Kelir, sangat disarankan untuk mendirikan tenda atau berkemah di kawasan wisata Puncak Kelir ini saja. Lokasi camp ground-nya cukup luas kok, bisa menampung beberapa tenda, asal kamu datang lebih awal saja agar tidak didahului pengunjung lain.

Selama perjalanan menuju Puncak Kelir, kita harus berjalan kaki melewati jalur menanjak selama kurang lebih 1 jam, tapi tenang karena selama perjalanan kita akan disuguhi dengan pemandangan alam, hutan pinus dan kebun warga yang terlihat sangat menyegarkan mata, bahkan jika kamu naik saat fajar sebelum matahari terbit kamu bisa melihat indahnya kerlap-kerlip lampu kota.

pemandangan camp ground dari atas.

Fasilitas dan Tiket Masuk

  • Tempat Parkir
  • Warung Makan
  • Toilet
  • Gardu Pandang
  • Camp Ground dll
  • Harga Tiket Masuk :
    Rp. 5.000/orang (hari biasa)
    Rp. 7.000/orang (weekend)


Rute Menuju Gardu Pandang Puncak Lereng Kelir Ambarawa

#dari Semarang

Dari Semarang Kota kamu bisa menuju kearah Ungaran hingga sampai di Terminal Bawen, tepat di pertigaan Terminal Bawen silahkan ambil arah kanan menuju Ambarawa, setelah sampai di Traffic Light (lampu merah) kamu bisa lurus melewati Ambarawa atau belok kiri melewati Jalan Lingkar Ambarawa.

Ikuti jalan hingga kamu sampai di jalan utama Semarang – Magelang, setelah itu dari SPBU Ngampin ambil arah Magelang melewati Stasiun Jambu, sekitar 7 menit dari Stasiun Jambu atau setelah melewati Estu Sehat Apotik di kanan jalan.

Beberapa meter di kiri jalan setelah melewati Estu Sehat Apotik akan ada Gapura Desa Tapak, silahkan masuk lewat jalan tersebut dengan melewati rel kereta api, ikuti saja jalan menanjak hingga sampai di lokasi wisata Gardu Pandang Lereng Kelir.

#Dari Purwodadi Grobogan

Jika kamu dari arah Purwodadi, kamu bisa mengikuti rute Purwodadi - Godong - Gubug - Kedung Jati – Tuntang - Bawen, setelah sampai di pertigaan Terminal Bawen (kiri jalan) silahkan ikuti petunjuk seperti diatas.

#Dari Boyolali, Solo, Salatiga

Jika kamu berdomisili di beberapa kota tersebut, kamu bisa melewati rute Jalan Lingkar Selatan Salatiga, ketika sampai di Traffic Light (yang ada Pos Polisinya) silahkan ambil arah menuju Mucul/Banyubiru.

Setelah sampai di Banyubiru ikuti jalan hingga kamu melewati Komp.Perumahan Yonzipur 4 dan menemukan pertigaan yang ada Alfamartnya (Jl Durian - Jl. Wijayakusuma), dari situ kamu bisa belok di jalan tepat di samping alfamart (Jl. Brongkol), ikuti jalan hingga kamu sampai di jalan utama Magelang

Semarang, lalu belok kiri menuju arah Magelang. Setelah melewati Estu Sehat Apotik di kanan jalan beberapa meter kedepan terdapat Gapura Desa Tapak di kiri jalan, silahkan masuk dan ikuti jalan menanjak hingga sampai di lokasi.

Tips Berlibur di Gardu Pandang Puncak Lereng Kelir Ambarawa.


  • Waktu terbaik untuk berkunjung ke Lereng Kelir adalah saat pagi hari (di hari biasa) karena saat pagi udara masih terasa segar dan cahaya matahari belum terlalu terik, selain itu saat hari biasa wisata Lereng Kelir tidak terlalu ramai oleh pengunjung.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman untuk kegiatan outdoor.
  • Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu taati aturan.
  • Jangan malu untuk bertanya jika kamu tidak yakin dengan jalannya, disarankan setelah kamu memasuki Gapura Desa Tapak bertanyalah ke masyarakat sekitar mengenai lokasi Gardu Pandang Lereng Kelir ini.
  • Lebih disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi, terutama motor.
  • Sangat cocok untuk hunting foto.
  • Datanglah saat musim kemarau agar kamu mendapatkan pemandangan yang maksimal, karena saat musim hujan kadang pemandangan terselimuti kabut.

Wisata Terdekat Dari Gardu Pandang Lereng Kelir Ambarawa :

Eling Bening(30 menit)
Eling Bening merupakan salah satu wisata alam yang cukup lengkap di Ambarawa, selain menawarkan pemandangan alam indah, Eling Bening juga memiliki berbagai macam fasilitas yang semakin memanjakan pengunjung.
Museum Kereta Api Ambarawa (20 menit)
Museum Kereta Api Ambarawa adalah salah satu wisata sejarah paling populer di Ambarawa, di Museum Kereta Api Ambarawa ini kita bisa melihat berbagai jenis lokomotif tua dan peralatan yang digunakan di stasiun pada zaman dahulu, selain itu kita juga bisa naik kereta api uap dengan jalur bergerigi yang cuma ada disini.
Goa Rong (38 menit)
Goa Rong memiliki konsep wisata yang hampir mirip dengan Eling Bening, hanya saja fasilitas di Goa Rong lebih sedikit, namun tempat wisata Semarang satu ini memiliki pemandangan yang sama indahnya .
Rawa Pening (23 menit)
Rawa Pening adalah rawa atau danau terluas di Kabupaten Semarang, Rawa Pening kerap menjadi objek view utama di beberapa tempat wisata terdekatnya, di Rawa Pening ini kita bisa berkeliling rawa menggunakan perahu atau sekedar hunting foto landscape.
Cimory Semarang (36 menit)
Cimory Semarang merupakan sebuah tempat wisata keluarga yang sangat direkomendasikan di Semarang, Cimory Semarang mengusung konsep Shop, Factory, Playground dan Restoran dengan menu utama susu sapi.


Selamat Berwisata //©JN1_2018

Info Pendakian Gunung Telomoyo Magelang

Dari banyaknya gunung di Kabupaten Magelang, mana saja yang sudah pernah kamu daki? Gunung Andong, Merbabu, Sumbing atau Telomoyo?

Berbicara mengenai gunung di Kabupaten Magelang memang sangat menarik. Kabupaten ini dikelilingi oleh beberapa gunung dengan pemandangan indah, nah dari banyaknya gunung tersebut terdapat satu gunung yang cukup menarik perhatian. Yaitu Gunung Telomoyo, gunung satu ini terletak di perbatasan antara Kabupaten Magelang dan Semarang.

puncak pemancar

Gunung Telomoyo sendiri memiliki ketinggian 1894 Mdpl, lebih tinggi sedikit dari Gunung Andong yang memiliki ketinggian 1726 Mdpl.

Gunung Telomoyo berada di antara Gunung Merbabu, Ungaran dan Andong, merupakan gunung api berbentuk stratao (kerucut), tapi sejauh ini belum pernah meletus.

Gunung Telomoyo dapat kita lihat dari kota-kota terdekat seperti Salatiga, Magelang, Temanggung dan Semarang, walaupun masih kalah populer dengan gunung-gunung lainnya, namun Gunung Telomoyo tak boleh kamu kesampingkan.

Dengan ketinggian 1894 Mdpl, Gunung Telomoyo menawarkan pemandangan yang sangat indah lho, dari puncak Telomoyo kita bisa melihat deretan gunung tinggi lainnya seperti Lawu, Sumbing, Sindoro dan Prau, tak hanya itu saja, kita juga bisa melihat luasnya danau Rawa Pening

photo jalur menuju puncak Telomoyo

Untuk dapat ke Gunung Telomoyo, kamu harus menuju ke Desa Pandean, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, tak terlalu sulit untuk menemukan Desa Pandean, karena masih satu arah dengan Pasar Ngablak.

Berbeda dengan kebanyakan gunung dimana kita harus bersusah susah mendaki untuk sampai di puncaknya, di Gunung Telomoyo kita tidak perlu menguras tenaga dengan berjalan kaki karena sudah terdapat jalan hingga sampai puncak.

Walaupun jalannya berupa aspal, tapi tetap saja dibutuhkan kendaraan yang prima, kita tidak akan selalu menemukan jalanan mulus seterusnya , melainkan terdapat beberapa bagian yang cukup rusak, namun inilah tantangan yang membuat pendakianmu makin seru.

Jalan menuju puncak Telomoyo cukup menanjak dengan jalur yang sempit, hanya pas untuk satu mobil saja, jadi lebih disarankan untuk menggunakan motor.

Sepanjang perjalanan kita akan disuguhi pemandangan alam Kota Salatiga, Kabupaten Magelang dan Semarang yang terlihat mengagumkan.

Untuk bisa sampai di puncak Gunung Telomoyo menggunakan motor kita hanya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit saja, tapi apabila kamu berjalan bisa memakan waktu sekitar 2 jam, puncak Telomoyo ditandai dengan adanya stasiun Telkom dan landasan paralayang.


landasan paralayang inilah yang menjadi spot foto paling populer dan favorit di Gunung Telomoyo, selain itu selama perjalan kita juga akan menemukan air terjun mini lho, tapi aliran air di air terjun tersebut tidaklah deras.

photo sumber : google


Tips Mendaki di Gunung Telomoyo

  • Waktu terbaik untuk mendaki di Gunung Telomoyo adalah ketika sunrise dan sore hari.
  • Baik mendaki dengan berjalan kaki ataupun menggunakan kendaraan tidak menjadi masalah, silahkan sesuaikan dengan selera masing-masing.
  • Jika menggunakan kendaraan, lebih disarankan untuk menggunakan motor dengan syarat motor dalam keadaan prima agar kuat sampai puncak. karena jalannya yang sangat rusak.
  • Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu menaati aturan.

itulah tips dan info mengenai Gunung Telomoyo, gunung yang terletak di Kabupaten Magelang dan Semarang, walaupun tak terlalu populer, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba mendaki disini, terutama bagi kamu yang ingin mendaki gunung namun tidak mau capek berjalan.

Total Tayangan Halaman

Feed