Dari banyaknya gunung di Kabupaten Magelang, mana saja yang sudah pernah kamu daki? Gunung Andong, Merbabu, Sumbing atau Telomoyo?
Berbicara mengenai gunung di Kabupaten Magelang memang sangat menarik.
Kabupaten ini dikelilingi oleh beberapa gunung dengan pemandangan indah, nah dari banyaknya gunung tersebut terdapat satu gunung yang cukup menarik perhatian.
Yaitu Gunung Telomoyo, gunung satu ini terletak di perbatasan antara Kabupaten Magelang dan Semarang.
puncak pemancar
Gunung Telomoyo sendiri memiliki ketinggian 1894 Mdpl, lebih tinggi sedikit dari Gunung Andong yang memiliki ketinggian 1726 Mdpl.
Gunung Telomoyo berada di antara Gunung Merbabu, Ungaran dan Andong, merupakan gunung api berbentuk stratao (kerucut), tapi sejauh ini belum pernah meletus.
Gunung Telomoyo dapat kita lihat dari kota-kota terdekat seperti Salatiga, Magelang, Temanggung dan Semarang, walaupun masih kalah populer dengan gunung-gunung lainnya, namun Gunung Telomoyo tak boleh kamu kesampingkan.
Dengan ketinggian 1894 Mdpl, Gunung Telomoyo menawarkan pemandangan yang sangat indah lho, dari puncak Telomoyo kita bisa melihat deretan gunung tinggi lainnya seperti Lawu, Sumbing, Sindoro dan Prau, tak hanya itu saja, kita juga bisa melihat luasnya danau Rawa Pening
photo jalur menuju puncak Telomoyo
Untuk dapat ke Gunung Telomoyo, kamu harus menuju ke Desa Pandean, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, tak terlalu sulit untuk menemukan Desa Pandean, karena masih satu arah dengan Pasar Ngablak.
Berbeda dengan kebanyakan gunung dimana kita harus bersusah susah mendaki untuk sampai di puncaknya, di Gunung Telomoyo kita tidak perlu menguras tenaga dengan berjalan kaki karena sudah terdapat jalan hingga sampai puncak.
Walaupun jalannya berupa aspal, tapi tetap saja dibutuhkan kendaraan yang prima, kita tidak akan selalu menemukan jalanan mulus seterusnya , melainkan terdapat beberapa bagian yang cukup rusak, namun inilah tantangan yang membuat pendakianmu makin seru.
Jalan menuju puncak Telomoyo cukup menanjak dengan jalur yang sempit, hanya pas untuk satu mobil saja, jadi lebih disarankan untuk menggunakan motor.
Sepanjang perjalanan kita akan disuguhi pemandangan alam Kota Salatiga, Kabupaten Magelang dan Semarang yang terlihat mengagumkan.
Untuk bisa sampai di puncak Gunung Telomoyo menggunakan motor kita hanya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit saja, tapi apabila kamu berjalan bisa memakan waktu sekitar 2 jam, puncak Telomoyo ditandai dengan adanya stasiun Telkom dan landasan paralayang.
landasan paralayang inilah yang menjadi spot foto paling populer dan favorit di Gunung Telomoyo, selain itu selama perjalan kita juga akan menemukan air terjun mini lho, tapi aliran air di air terjun tersebut tidaklah deras.
photo sumber : google
Tips Mendaki di Gunung Telomoyo
Waktu terbaik untuk mendaki di Gunung Telomoyo adalah ketika sunrise dan sore hari.
Baik mendaki dengan berjalan kaki ataupun menggunakan kendaraan tidak menjadi masalah, silahkan sesuaikan dengan selera masing-masing.
Jika menggunakan kendaraan, lebih disarankan untuk menggunakan motor dengan syarat motor dalam keadaan prima agar kuat sampai puncak. karena jalannya yang sangat rusak.
Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu menaati aturan.
itulah tips dan info mengenai Gunung Telomoyo, gunung yang terletak di Kabupaten Magelang dan Semarang, walaupun tak terlalu populer, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba mendaki disini, terutama bagi kamu yang ingin mendaki gunung namun tidak mau capek berjalan.
Jawa Tengah memang dikaruniai dengan banyaknya gunung-gunung tinggi, selain gunung dengan ketinggian lebih dari 3000Mdpl, di Jawa Tengah juga terdapat gunung dengan ketinggian dibawah itu, salah satu gunung populer adalah Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran dengan ketinggian sekitaran 2000Mdpl.
Berbicara mengenai gunung pendek, di Kabupaten Semarang terdapat sebuah gunung dengan ketinggian 2050Mdpl bernama Gunung Ungaran.
Bagi para traveler, kawasan Ungaran, Semarang memang terkenal dengan tempat-tempat wisatanya yang keren, seperti Candi Gedong Songo, Curug Lawe dan Umbul Sidomukti.
Wisata-wisata tersebut terletak di lereng Gunung Ungaran yang merupakan gunung tertinggi di Kabupaten Semarang.
Gunung Ungaran merupakan salah satu gunung yang sangat cocok untuk pemula sebelum mendaki di gunung yang lebih tinggi seperti Gunung Rinjani.
Nah, buat kamu yang ingin mendaki di Gunung Ungaran, dibawah ini ada beberapa info dan tips saat anda melakukan pendakian di Gunung Ungaran.
Gunung Ungaran memiliki 3 jalur pendakian, yaitu melalui Gedong Songo, Pasar Jimbaran (Basecamp Mawar) dan Promasan, dari ketiga jalur tersebut, pendakian melalui Basecamp Mawar merupakan yang paling populer, selain itu Basecamp Mawar dan Promasan merupakan jalur resmi, sedangkan Gedong Songo bukanlah jalur resmi.
jalur pendakian photo : @ardiyanto
Pendakian Gunung Ungaran via Basecamp Mawar (Pasar Jimbaran)
Untuk menuju ke Basecamp Mawar, dari pusat kota Semarang kita hanya perlu menuju ke Ungaran, ikuti jalan hingga sampai di Pom Bensin Lemah Abang di kiri jalan, nanti beberapa meter kedepan terdapat gapura bertuliskan Kawasan Wisata Candi Gedong Songo di kanan jalan.
Silahkan masuk ke gang tersebut dan ikuti jalan hingga sampai di Pasar Jimbaran, tepat didepan Pasar Jimbaran terdapat gang di kanan jalan dengan gapura bertuliskan "Wisata Umbul Sidomukti", ikuti gang tersebut hingga kamu sampai di Basecamp Mawar dengan melewati Umbul Sidomukti.
pos mawar photo : @phinemo
Estimasi Pendakian Gunung Ungaran via Basecamp Mawar
Pasar Jimbaran– Basecamp Mawar (30 menit)
Basecamp – Pos Pronojiwo (40 menit)
Pos Pronojiwo – Kolam Renang Pos 3 (15 menit)
Kolam Renang – Kebun Teh (15 menit)
Kebun Teh – Puncak Ungaran (2 jam 20 menit)
Total : kurang lebih 4 Jam (tergantung kecepatan dalam berjalan)
Mulai sekarang, jalur pendakian tidak lagi melewati kebun teh, jalur dialihkan sebelum kebun teh karena sekarang kebun teh sudah menjadi tempat wisata dan memiliki tiket masuk sendiri.
Jika kamu tetap ngeyel ingin lewat kebun teh, kamu akan dikenakan tiket masuk sebesar kurang lebih Rp. 2.000/orang.
pintu masuk pos mawar photo :@phinemo
Pendakian Gunung Ungaran via Promasan atau Medini
Untuk menuju ke lokasi Basecamp, dari Kota Semarang bisa dengan bus kecil jurusan Boja turun di pertigaan yang menuju Gonoharjo dan Kendal.
Limut Gonoharjo Kendal photo : @fbjn1
Lalu melanjutkan perjalanan dengan angkutan pedesaan sampai ke desa Gonoharjo. Diteruskan dengan jalan kaki atau ojek sampai di bumi perkemahannya, sesampainya di Medini kita masih melanjutkan perjalanan menuju ke Promasan hingga Kebun Tehnya.
kebun teh Medini photo : @fbjn1
Pendakian Gunung Ungaran via Gedong Songo
Rute menuju ke Gedong Songo cukup mudah, sama halnya dengan cara menuju ke Basecamp Mawar diatas, sesampainya kamu di Pom Bensin Lemah Abang, kuti saja jalan tersebut hingga sampai di POM Bensin Palbapang (POM bensin kedua yang kita lewati).
Di depan POM Bensin terdapat pertigaan, silahkan belok kanan dan ikuti jalan hingga sampai di pintu masuk objek wisata Gedong Songo.
Dari Arah Kendal, Pekalongan dan Sekitarnya Atau bagi kalian yang berdomisili di Kendal, Pekalongan dan Jakarta bisa melalui jalan Pertigaan Kaliwungu Kendal – Sumowono – Pertigaan lampu merah Boja Kendal pilih jalur kiri – Perempatan sebelum jembatan ambil kanan menuju Sumowono – Pasar Sumowono ada pertigaan lurus saja hingga POM Bensin Palbapang ikuti petunjuk seperti diatas tadi.
Mengenai jalur pendakian Promasan tadi, sebenarnya jalur ini sama dengan jalur Basecamp Mawar, kedua jalur tersebut akan bertemu di Kebun Teh.
Sedangkan untuk jalur Gedong Songo, jalur tersebut bukanlah jalur resmi, jalur ini biasanya hanya untuk jalur turun bagi pendaki yang sudah sering sampai puncak .
Sebagai info tambahan sebenarnya jalur ini jalan naik turun pencari kayu bagi penduduk setempat, jadi bagi kamu yang ingin mendaki melalui jalur Gedong Songo silahkan dipikir matang-matang dulu ya.
kawasan Gedong Songo photo : @fbjn1
Karakteristik jalur pendakian Gunung Ungaran terbilang gabungan antara jalur esktrim dan datar, selama perjalanan dari Basecamp Mawar hingga Pos 2 kita akan menemukan banyak sekali jalur datar, dan hanya terdapat jalur menanjak dibeberapa tempat saja.
Pendakian sebenarnya akan dimulai pada jalur diatas Kebun Teh, jalur akan mulai menanjak dengan melewati hutan, setelah melewati hutan kita tidak akan menemukan rimbunnya pepohonan lagi, melainkan bebatuan besar yang akan membuat tangan dan kaki bekerja lebih keras.
Untuk mendirikan tenda, terdapat banyak tempat, mulai dari puncak bayangan, dibawah puncak utama dan dibelakang puncak, biasanya para pendaki mendirikan tenda di belakang puncak karena terdapat banyak pepohonan yang melindungi tenda dari terpaan angin.
pemandangan indah dari puncak ungaran.
itulah info mengenai pendakian Gunung Ungaran, Gunung di Kabupaten Semarang yang sangat cocok untuk pendaki pemula, jadi kapan kamu mendaki di Gunung Ungaran ?
Inilah daftar rekomendasi tempat wisata baru di Semarang yang paling bagus dan terkenal dikalangan wisatawan. Sebagai ibu kota provinsi Jawa Tengah, Kota Lumpia ini menjadi salah satu incaran para wisatawan untuk menghabiskan liburan atau akhir pekan.
Semarang dan sekitarnya memiliki objek wisata yang menarik, baru, dan lengkap dari mulai wisata alam, kuliner, budaya, pantai, serta wahana permainan anak dan keluarga pun ada disini. Ditambah lagi dengan kelengkapan akomodasi seperti hotel, restoran, dan sarana transportasi yang cukup memadai, membuat Semarang menjadi salah satu tujuan destinasi wisata favorit di daerah Jawa Tengah.
Nah, bagi Anda yang ingin berlibur ke kota Semarang, jangan lupa untuk membaca referensi dan rekomendasi tujuan perjalanan wisata anda. Beberapa tempat rekreasi yang ada dalam daftar ini, lokasi dan alamatnya meliputi kawasan kota Semarang dan sekitarnya seperti kabupaten Semarang dan Ungaran.
Hal ini dimaksudkan agar Anda bisa lebih leluasa mimilih tempat wisata yang Anda sukai dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Ada juga beberapa tempat romantis yang cocok bagi pasangan anda. Asik dan seru deh pokoknya. Yuk, simak daftar aneka wisata di Semarang terupdate dan terbaru berikut.
Daftar Tempat Wisata Di Semarang Yang Paling Bagus Dan Terkenal
1. Old City 3D Trick Art Museum
Ini dia tempat wisata baru di kawasan Kota Lama Semarang yang paling terkenal, namanya Old City 3D Trick Art Museum. Lokasi dan alamat Museum Seni 3D ini berada di Jl. Letjen Suprapto No.26, Tj. Mas, Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah. Tepatnya sekitar 50 meter ke arah Barat dari Gereja Blenduk.
Berwisata ke Kota Lama, Semarang kini tidak hanya melihat-lihat gedung tua bersejarah saja. Anda juga bisa menikmati koleksi ilusi mata sambil selfie alias narsis di Museum 3 Dimensi.
Museum ini menyuguhkan berbagai gambar yang jika difoto akan terlihat seolah sungguhan. Anda bisa berfoto seolah-olah berada di atas jembatan dengan dasar air terjun, atau seperti diserang tarantula raksasa, bahkan ada foto yang memberikan ilusi pengunjung bertemu degan Justin Bieber dan Cristiano Ronaldo.
Sepintas, tempat ini mirip dengan museum unik di Jakarta yang bernama Alive Museum Ancol. Beberapa tema background foto yang ada disini yaitu kartun, ikon dunia, artis, dan petualangan. Jika kebingungan mencari sudut pandang foto yang bagus, ada staf museum yang siap membantu Anda.
Untuk harga tiket masuknya dibanderol sekitar 40 ribu rupiah per orang. Jam buka mulai pukul 10.00 – 22.00 WIB. Oya, museum 3 D ini dalam setahun berganti background sebanyak 4 kali lho, jadi Anda tak akan bosen kalau berkunjung kesini. Ada juga wahana Omah Kwalik (baca : Rumah Terbalik) seperti di Upside Down World.
2. Setiya Aji Flower Farm
Setiya Aji Flower Farm (Foto : ig@musawa)
Bagi Anda yang sedang mencari tempat wisata romantis di Semarang yang instagramable, bisa mencoba berkunjung ke Setiya Aji Flower Farm. Kebun Bunga yang sedang hits ini berlokasi di Jl. Kendalisodo, Dusun Ngasem Lor, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.
Di tempat ini, Anda akan disuguhi puluhan hingga ratusan bunga krisan berwarna-warni yang cantik dan indah. Pas banget buat foto-foto bersama pasangan (baca : istri) atau pun teman.
Untuk mendapatkan latar bunga yang bagus buat foto, sebaiknya Anda datang dipagi hari saat cuaca cerah. Cahaya matahari pagi akan semakin membuat keren foto Anda. Gunakan pula warna baju yang kontras dengan warna bunga agar hasil jepretan kamera Anda menjadi instagenic.
Harga tiket masuk ke Meet Point Setiya Aji Flower Farm cukup murah meriah, sekitar Rp. 7.500,- per orang. Jam buka mulai pukul 07.00 – 18.00 WIB. Jika Anda ingin membawa pulang bunga krisan, bisa membelinya dengan harga sekitar Rp. 5.000,- per batangnya.
Inilah taman mininya Jawa Tengah, namanya Puri Maerokoco yang terletak di Jalan Yos Sudarso Semarang kurang lebih 5 Km dari Tugu Muda. Tempat wisata ini menyajikan Jawa Tengah dalam versi kecil (baca : mini).
Anda dapat menikmati aneka rumah Adat atau anjungan dari 35 Kabupaten dan Kota Madya yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Di dalam rumah-rumah adat tersebut sudah dilengkapi dengan hasil-hasil industri serta kerajinan-kerajinan yang di produksi oleh masing-masing daerah.
Tak hanya itu, Taman Wisata Puri Maerokoco juga dilengkapi dengan fasilitas rekreasi air seperti, sepeda air, perahu, juga kereta bagi pengunjung. Ada juga taman bunga, apotek hidup, taman kaktus serta burung-burung dan masih banyak lagi.
Satu lagi yang lagi ngehits di Puri Maerokoco, yaitu wisata mangrove. Harga tiket wisata mangrove ini cukup murah meriah, Anda hanya membayar paket wisata Rp 15 ribu rupiah (sudah termasuk tiket masuk, wisata mangrove dengan perahu dan juga outbond).
4. Bantir Hills
Tempat Wisata Di Semarang Terbaru Bantir Hills (Foto : IG @alfian.sulis)
Tempat wisata alam di Semarang terbaru ini sepertinya terinspirasi dengan maraknya spot foto berlatar perbukitan yang sedang trending dikalangan traveler muda. Disini, Anda akan menemukan tempat hunting foto yang keren berlatar alam perbukitan dan pepohonan hijau.
Bila dilihat secara sekilas, Bantir Hills mirip dengan tempat wisata baru di Kulonprogo Yogyakarta yang bernama Desa Wisata Kalibiru. Anda akan menemukan rumah pohon untuk berfoto, meskipun belum sebagus rumah pohon Kalibiru. Maklum, objek wisata ini masih dalam tahap pembangunan.
Rencananya kawasan wisata ini akan dilengkapi beberapa fasilitas menarik, seperti; gardu pandang, rumah pohon, jembatan pohon, spot sunset, taman, gembok cinta, gazebo dan camping ground. Lokasi dan alamat Bantir Hills terletak di Jalan Bantir, Desa Losari, Kec. Sumowono, Semarang, Jawa Tengah.
5. Wisata Lereng Kelir
Wisata Lereng Kelir (Foto : IG @setyo.rvm)
Satu lagi tempat wisata baru di Semarang dengan view yang bagus buat hunting foto, yaitu Wisata Lereng Kelir. Berada di Desa Brangkol Kecamatan Jambu, Ambarawa, Semarang, Lereng Kelir atau Gunung Kelir ini menyajikan panorama alam yang sangat eksotis.
Disini ada gardu pandang yang lagi happening digunakan untuk berfoto para traveler. Dari atas gardu ini Anda akan dapat menyaksikan keindahan alam nan hijau sejauh mata memandang. Mirip dengan suasana Tebing Keraton di Bandung.
Selain berfoto di gardu pandang, Anda juga bisa menikmati suasana sunrise dan kerlap-kerlip lampu di malam hari. Para traveler yang datang biasanya tidak hanya sekedar menikmati pemandangan saja, namun beberapa di antara mereka juga ada yang melakukan camping.
Bagi Anda yang akan berkemah di Puncak Lereng Kelir, Anda harus membawa semua perbekalan yang cukup sebelum naik ke puncak. Harga tiket masuk Wisata Lereng Kelir dibanderol dengan harga 5 ribu rupiah saat weekdays, dan 7 ribu rupiah saat weekend.
6. Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid Agung Jawa Tengah (Foto : iryantorompo.wordpress.com)
Ini dia tempat wisata religi di Semarang yang paling bagus dan terkenal yaitu Masjid Agung Jawa Tengah. Lokasi dan alamat Masjid Agung Jawa Tengah ada di Jl Gajah Raya, Gayamsari. Masjid ini menjadi salah satu tujuan utama wisata religi di Semarang untuk muslim.
Masjid Agung Jawa Tengah tampak begitu megah, serta dilengkapi dengan payung raksasa seperti di Masjid Nabawi, Madinah. Payung ini bisa membuka dan menutup secara otomatis, tergantung kebutuhan. Setelah beribadah, Anda bisa bersantai sejenak sambil mengagumi arsitektur masjid.
Cobalah menuju ke Menara Asmaul Husna. Menara tersebut dibangun di area masjid dengan tinggi 99 meter. Pengunjung boleh naik ke atas menara dan menyaksikan indahnya pemandangan Kota Semarang dari ketinggian.
7. Wisata Eling Bening
Tempat Wisata Baru Di Semarang (Foto : IG @triwidiyaningsi)
Inilah tempat wisata baru di Semarang yang lagi hits banget di kalangan wisatawan, namanya Wisata Eling Bening. Lokasi dan alamat objek wisata Eling Bening terletak di puncak perbukitan Jalan Lingkar Ambarawa (JLA), tepatnya Jl. Sarjono, Bawen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Wisata Eling Bening menawarkan pemandangan alam yang indah dan eksotis. Disini Anda akan dapat melihat hamparan rawa pening yang luas serta deretan pegunungan yang sungguh cantik menawan. Udaranya yang sejuk akan membuat Anda betah berlama-lama disini.
Fasilitas yang tersedia disini relatif lengkap mulai dari restoran, kolam renang, meeting room, tempat outbound hingga camping ground. Selain berfoto dan menikmati panorama alam yang menakjubkan, ada berbagai aktifitas lain yang dapat Anda lakukan disini. Kalau dilihat sekilas seh mirip Selecta, salah satu ikon wisata Malang.
Anda bisa berenang di kolam outdoor sambil menikmati keindahan alam disekitarnya. Terdapat juga archery area, children play ground, hill tracking area, stage ceremonial and shows hingga flying fox. Tak usah khawatir akan parkir, tempat parkirnya luas dan akses jalannya lebar.
Wisata Eling Bening (Foto : IG @naratamasurya)
Jika Anda adalah pasangan yang akan segera menikah, disini juga menyediakan tempat untuk Pre Wedding yang akan menambah kecantikan foto. Untuk harga tiket masuk kawasan wisata Eling Bening dibanderol dengan harga Rp.15.000 per orang dan tiket tersebut bisa ditukar minuman.
Tertarik untuk kesini? Jika iya, Anda sebaiknya datang saat bukan hari libur untuk menghindari keramaian agar bisa menikmati Eling Bening dengan nyaman. Rute yang dapat Anda tempuh yaitu dari pertigaan terminal Bawen ambil lurus ke arah Ambarawa. Setelah lampu merah traffic light, tak jauh dari sana, ada Jalan Kartini di sebelah kiri jalan.Sampai ke Jalan Kartini, di sebelah kiri jalan tidak terlalu jauh, lokasi Eling Bening berada di sana. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa melihat google maps dan jangan malu bertanya ke warga sekitar. Asyik dan seru lho tempatnya.
8. Hutan Pinus Kayon
Hutan Pinus Kayon (Foto : IG @akbarbinrasyid)
Hutan Pinus Kayon adalah tempat wisata di Semarang terbaru yang paling instagramable. Wisata hutan pinus memang akhir-akhir ini sedang viral kalangan netizen dan sosial media (read : sosmed). Sebut saja Hutan Pinus Mangunan Jogja dan Hutan Pinus Gunung Pancar Bogor.
Hutan Pinus Kayon yang terletak di Dusun Krangkeng, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah ini pun tak kalah bagus bila dibandingkan dengan hutan pinus di kota lain.
Hutan pinus yang berada di sisi utara Gunung Merbabu ini memang keren untuk dijadikan tempat hunting foto. Sobat traveler bisa mencari berbagai spot yang menarik dan mengambil angle yang fotogenik. Disini, Anda juga bisa menikmati pemandangan yang menyejukkan mata dan udara yang menyegarkan.
Untuk rute menuju lokasi Hutan Pinus Kayon, apabila dari arah Salatiga, Anda bisa menuju ke Desa Jampelan Getasan. Sesampainya di pertigaan Desa Jampelan Getasan (atau di depan Koramil), belok kiri di jalur alternatif ke Sruwen atau Tengaran.
Kurang lebih sekitar 6 km, sampai di perempatan Wonosari, Anda beloklah ke kanan ke arah Desa Krangkeng yang hanya membutuhkan waktu kurang lebih 5 menit untuk sampai kesana. Oya, hutan pinus ini masih masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu.
Bagaimana dengan harga tiket masuknya? Untuk harga tiket masuk ke kawasan Hutan Pinus Kayon kami belum mendapatkan informasinya. Sepertinya seh masih gratis, bagi sobat traveler yang sudah pernah kesini bisa memberi info tentang biaya masuknya melalui kolom komentar.
9. Bukit VW
Bukit VW (Foto : instagram.com/fafa_cihuy)
Saat ini penggunaan sosial media turut serta membantu mempopulerkan aneka objek wisata di berbagai daerah, tak kecuali kota Semarang. Nah, salah satu tempat wisata baru di Semarang yang lagi hits di instagram adalah Bukit VW.
Disebut Bukit VW karena tempat ini dipenuhi dengan puluhan mobil bekas tahun 70-an bergaya retro yang berjajar rapi diatas bukit. Daya tarik bukit ini adalah pemandangan yang keren dan bagus dengan latar aneka mobil bekas tersebut. Karena itulah banyak pengunjung yang mengambil foto atau sekedar menikmati keindahan di lokasi.
Bagi para pecinta fotografi, Bukit VW nampaknya menjadi tempat hunting foto di Semarang yang wajib dikunjungi. Tak jarang ada pengunjung yang memang ingin berfoto untuk foto prewedding. Saat bulan puasa tiba, Bukit VW biasanya menjadi tempat ngabuburit di Semarang bagi kawula muda.
Lokasi dan alamat Bukit VW berada di Jl. Sambiroto Raya, Tembalang, Kota Semarang. Untuk saat ini, pengunjung yang ingin datang hanya dikenakan biaya parkir motor dengan tarif Rp.2.000,- dan untuk mobil Rp.5.000,-.
Bagi sobat traveler yang ingin mengunjungi bukit ini, sebaiknya datang saat pagi/sore hari. Hal ini karena pada saat itu cahaya matahari tidak terasa menyengat. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan moment foto yang bagus bersamaan dengan terbit/terbenamnya matahari di lokasi bukit VW.
Satu lagi tempat wisata di Semarang terbaru yang lagi hits atau naik daun yaitu Waduk Jatibarang & Gua Kreo. Lokasi dan alamat waduk ini ada di perbukitan Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Semarang. Waduk Jatibarang diresmikan bulan Mei 2014 dan berhasil menarik banyak wisatawan untuk berkunjung.
Waduk Jatibarang dibuat mengelilingi Gua Kreo, sebuah petilasan Sunan Kalijaga dan goa alami yang lebih dahulu dikenal wisatawan. Karena dikelilingi waduk buatan, jadilah gua ini terlihat seperti pulau kecil.
Wisatawan yang ingin masuk ke gua bisa menyeberangi jembatan berwarna merah, yang juga menjadi tempat foto favorit turis. Wisatawan juga bisa bermain dengan monyet-monyet ekor panjang di kawasan Waduk Jatibarang dan Gua Kreo ini. Oya, kalau bicara monyet, saya jadi ingat tempat wisata di Baliyang juga ada monyetnya, yaitu Sangeh dan Ubud Monkey Forest.
Harga tiket masuk objek wisata ini cukup murah meriah, yaitu sekitar Rp 4 ribu. Selain foto-foto dan main bersama monyet, Anda juga bisa menyingkir sejenak dari udara panas Semarang dan menikmati rimbunnya pepohonan, serta suasana menyejukkan di sekitar waduk.
11. Museum Kereta Ambarawa
Museum Kereta Ambarawa (Foto : autopocket.info)
Sedikit bergeser dari Kota Semarang, ada museum unik yang wajib dikunjungi yaitu Museum Kereta Ambarawa. Objek wisata di Semarang ini memiliki kereta api uap kuno yang bisa dinaiki wisatawan. Berkunjung ke museum pun rasanya seperti datang ke mesin waktu yang membawa kembali ke masa lalu.
Salah satu kereta api uap yang masih bisa digunakan adalah kereta dengan lokomotif B 5112. Walaupun usianya sudah tua, kereta peninggalan zaman Belanda ini masih gagah membawa wisatawan keliling berbagai daerah di sekitar Ambarawa.
Harga tiket masuk Museum Kereta Api Ambarawa adalah sebesar Rp 10.000 sedangkan untuk anak Rp 5.000. Murah meriah bukan? Jam buka museum ini mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Alamat dan lokasi Museum Kereta Api terletak di Jl Stasiun No 1, Ambarawa.
Tak terlalu jauh dari Museum Kereta Api Ambarawa, ada satu tempat menarik yang sayang bila dilewatkan begitu saja yaitu Benteng Pendem. Objek wisata ini sebenarnya bernama Fort Willem I. Namun warga sekitar menyebutnya Benteng Pendem yang berarti Benteng yang terpendam.
Disebut demikian, karena awalnya benteng ini berada dibawah permukaan tanah (terkubur) sebagai salah satu strategi melawan musuh. Benteng ini dibangun sejak tahun 1834, sudah berumur lebih dari satu abad.
Benteng Pendem ini memang terlihat tidak terawat. Lumut dan tumbuhan liar menghiasi kokohnya pilar-pilar Benteng Pendem. Namun, hal itulah yang membuat Benteng Pendem tampak instagramable dan unik. Tak ayal, tempat ini pun menjadi buruan para traveler yang hoby fotografi.
Benteng Pendem memiliki bangunan kokoh nan kuat dengan lubang-lubang jendela yang lebar dan besar. Banteng ini memang tak nampak seperti benteng pertahanan. Di duga, benteng ini dulunya sebagai benteng tempat menyimpan logistik.
Lokasi Benteng Pendem terletak di belakang RSUD Ambarawa. Untuk ke sini Anda tidak akan dipungut biaya tiket masuk alias gratis. Anda cukup meminta izin kepada petugas yang sedang berjaga.
13. Pantai Marina
Pantai Marina (Foto : ianbamsono.blogspot.co.id)
Bagi Anda penggemar pantai, jangan sampai melewatkan tempat wisata pantai di Semarang yang satu ini. Pantai Marina merupakan sebuah pantai kecil di sebelah utara kota Semarang. Berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Pantai Marina adalah tempat wisata di Semarang yang terkenal untuk kegiatan lari pagi atau jogging.
Pantai yang terletak di sebuah perumahan ini mempunyai fasilitas kolam renang, speed boat, ski air, dan taman bermain anak-anak. Bersepeda di sekitar Pantai Marina juga sangat menyenangkan karena suasananya yang sepi dan sejuk dengan pepohonan. Tak kalah deh dengan pantai-pantai yang ada di Bali,Lombok, Dan Jogja.
14. Umbul Sidomukti
Umbul Sidomukti Jimbaran (Foto : mangkoko.com)
Umbul Sidomukti di Bandungan bisa menjadi pilihan tepat tempat wisata anak dan keluarga di Semarang. Baik anak-anak maupun orang dewasa pasti senang liburan ke Umbul Sidomukti. Lokasi wisata alam tersebut juga tak jauh dari pusat Kota Semarang, hanya sekitar 1 jam naik kendaraan bermotor.
Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Umbul Sidomukti. Mulai dari berenang di kolam dengan ketinggian 1.200 mdpl, camping, main flying fox atau sekadar duduk-duduk santai sambil minum kopi. Umbul Sidomukti lokasinya memang berada di dataran tinggi, sehingga cuacanya lebih sejuk daripada di Semarang bawah.
15. Curug Lawe
Curug Lawe (Foto : IG @feri_riyanda)
Curug Lawe adalah salah satu air terjun indah di Semarang yang wajib Anda kunjungi. Lokasi Curug Lawe terletak di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Utara, Semarang. Untuk menuju ke Curug Lawe ini, Anda akan melewati jalur yang berada di dalam kawasan perkebunan cengkeh milik PT Cengkih Zanzibar. Harga tiket masuknya cukup murah meriah hanya Rp.4000,- per orang.
Air Curug Lawe benar-benar bersih dan tentunya kondisi alam di sekitarnya sangat indah. Dinamakan dengan Curug Lawe karena memang air yang jatuh dari tebing curam itu terlihat bagai benang-benang putih. Benang putih dalam bahasa jawa disebut “lawe”. Maka air terjun ini terkenal dengan sebutan Curug Lawe.
Ada juga yang mengkaitkan nama Curug Lawe ini dengan jumlah air terjun yang ada disini. Konon jumlahnya adalah 25 buah yang dalam bahasa jawa disebut “Selawe”. Jadi, disebutlah air terjun ini dengan nama Curug Lawe.
Air terjun ini memiliki sisi tebing yang oval dengan ketinggian lebih dari 40 meter. Semua penjuru tebing penuh dengan lelehan air yang mengucur mengelilingi curug. Derasnya aliran air yang menghantam batuan dibawahnya menimbulkan buih-buih yang apabila terkenan sinar matahari membentuk pelangi yang indah.
Ketika Anda mengunjungi Curug Lawe, Anda juga bisa sekalian menikmati keindahan Curug Benowo yang lokasinya cukup berdekatan. Namun, bagi Anda yang ingin menikmati Curug Benowo dan Curug Lawe, lebih baik ke Curug Benowo dahulu, karena medan yang dilalui cukup curam, naik turun, dengan tanah dan kerikil yang agak licin.
Taman Dewari merupakan salah satu taman bunga yang terbilang masih baru.
Taman Dewari yang berlokasi di Dusun Kradenan Kalikuninig, Desa Baturono, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini menyajikan keindahan bunga matahari yang tentu akan membuatmu jatuh cinta.
foto ig : @danarsibolang
Taman Bunga Matahari Dewari Magelang ini diresmikan pada tanggal 10 Februari 2018. Walaupun terbilang masih baru, tapi keindahan Taman Dewari Magelang dalam sekejab menarik banyak hati wisatawan, terutama wisatawan cewek yang memang menyukai bunga.
foto ig : @buruhfoto
foto : @jn1
Kebun bunga matahari Magelang ini berdiri di atas tanah seluas 2.800 meter persegi dengan 8.000 pohon utama dan 2.000 pohon cadangan.
foto : @jn1
foto : jn1
Kebun bunga matahari ini lokasinya juga tak jauh dari Candi Borobudur lho, jadi buat Kamu yang sedang berlibur di Candi Borobudur, jangan lupa sempatin untuk mampir ke Taman Dewari ya. Cukup membayar tiket Rp. 5.000/orang dan parkir Rp. 2.000/motor saja, Kamu sudah bisa berfoto sepuasnya di Taman Dewari Magelang.
foto : jn1
foto : jn1
Selain itu, Kamu juga bisa membeli bunga matahari dengan harga Rp. 25.000/tangkai.Taman Dewari Magelang ini buka dari jam 08:00-18:00 Dicatat ya, jangan sampai terlewat.
foto : jn1
Sedikit tips ,datanglah saat sore hari agar Kamu mendapatkan hasil foto yang maksimal, karena saat sore sinar matahari sudah tidak terlalu terik, dan langitpun juga berubah agak oranye.