1 April 2018

Pantai Jogan , Spot Terbaik Melihat Air Terjun dan Pantai

jejak touring mas_Moel photo ©//@fbjn1

Siapa bilang untuk melihat pantai dan air terjun di satu tempat cuma bisa di Pantai Banyu Tibo, Pacitan saja, di Jogja juga ada tempat seperti itu lho, namanya Pantai Jogan yang terletak di gunung kidul, tidak salah lagi memang bagian selatan jogja menyimpan banyak sekali tempat wisata menarik.

Contohnya saja jejeran pantai pantai indah seperti Parangtritis, Indrayanti dan pantai Jogan ini sendiri, walaupun kita tahu laut selatan terkenal dengan ombaknya yang sangat besar, namun tak menyurutkan animo wisatawan untuk tetap datang.


Yang Menarik dari Pantai Jogan Wonosari Jogja

Pantai Jogan bisa dibilang merupakan salah satu surga tersembunyi di Jogja, tidak banyak orang yang tahu mengenai keberadaan Pantai Jogan ini, padahal pantai ini memiliki pemandangan yang indah dan cukup unik.

Di Pantai Jogan terdapat sebuah air terjun mini dengan ketinggian kurang lebih 10 meter, pemandangan tersebut hampir mirip dengan Pantai Banyu Tibo di Pacitan yang sama-sama memiliki air terjun di pantainya.

Aliran air dari air terjun tersebut langsung mengalir ke pantai, Pantai Jogan sendiri tidak memiliki garis pantai yang panjang layaknya pantai-pantai di Gunung Kidul lainnya, garis Pantai Jogan hanya beberapa meter saja, itupun juga dikelilingi oleh bebatuan.

Berbeda dengan kebanyakan pantai pada umumnya, disini tidak terdapat hamparan pasir putih yang bisa kita gunakan untuk bersantai, kita hanya akan menemukan bebatuan di bawah air terjun, jadi jangan harap saat datang kesini kamu bisa berguling guling di pasir ya.

Nah, sebagai gantinya, kita bisa bersantai diatas tebing untuk menikmati keindahan Pantai Jogan dari ketinggian, ombak besar di pantai ini langsung menghantam ke tebing dan bebatuan karang, jadi jika kamu sedang berada di bawah, harus hati hati ya.

Lokasi ini juga sangat cocok bagi kamu yang menyukai suasana tenang bersatu dengan alam, melipirlah sejenak ke bagian yang sepi pengunjung, duduk dibawah pepohonan diatas tebing dengan backsound suara deburan ombak yang menghantam karang menjadikan suasana kian menenangkan.

Untuk menikmati segarnya air terjun, kita harus terlebih dahulu menuruni tebing, nah, terdapat beberapa cara yang bisa kita coba untuk menuruni tebing Pantai Jogan ini, yaitu dengan menyusuri jalan setapak berupa bebatuan di pinggir tebing, namun kita harus ekstra hati hati karena batu yang kita pijak cukup licin, tapi tenang, sekarang jalan tersebut sudah terdapat tangga dari bambu yang memudahkan kita dan yang kedua adalah dengan cara rappeling (menuruni langsung dari air terjun).

Cara yang kedua menjadi pilihan favorit bagi sebagian wisatawan yang menyukai kegiatan menantang, karena kita harus menggunakan peralatan khusus dan keahlian untuk bisa menuruni air terjun ini.

Tak hanya itu, tempat wisata Jogja satu ini sangat cocok bagi kamu pecinta fotografi lho, pemandangan indah dan unik menjadi daya tarik banyak fotografer untuk mengabadikannya, bahkan tak jarang pula Pantai Jogan dijadikan sebagai tempat foto prewedding.

Akses menuju Pantai Jogan juga cukup mudah, karena jalanan sudah beraspal, namun yang perlu diingat adalah jalurnya yang berliku-liku naik turun khas Gunung Kidul, jadi hati-hati ya


Fasilitas dan Tiket Masuk

  • Toilet
  • Warung Makan
  • Tempat Parkir
  • Penyewaan Peralatan Rappeling
  • Dan masih banyak lagi
  • Tiket Masuk : Rp. 5.000/orang.

Akomodasi (Penginapan)

Belum terdapat penginapan di sekitar Pantai Jogan, sebagai gantinya kamu bisa mencari penginapan di pusat Kota Wonosari atau di sekitar tempat wisata terdekat.


Lokasi :

  • Alamat ; Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta
  • 71 km dari pusat kota Yogyakarta melalui Jl. Nasional III (2 jam 3 menit)
  • 67 km dari Bandara Adisucipto melalui Jl. Nasional III (1 jam 50 menit)
  • (perkiraan waktu tempuh jika tidak ada kendala)

Rute Menuju Pantai Jogan Wonosari Jogja

Dari pusat Kota Jogja kamu tinggal menuju ke Wonosari saja dengan melewati Jalan Wonosari dengan mengambil arah menuju Pantai Siung, cukup ikuti jalan menuju Pantai Siung hingga kamu sampai di loket Pantai Siung.

Nah, di kanan loket Pantai Siung terdapat petunjuk menuju Pantai Jogan, tinggal ikuti saja petunjuk tersebut hingga kamu sampai di lokasi Pantai Jogan.

Tips Saat Berlibur Ke Pantai Jogan :

  • bawalah bekal sendiri, karena penjual makanan disini tidak terlalu banyak.
  • jangan buang sampah sembarangan, dan hati hati saat berada di pinggir pantai.
  • waktu yang paling tepat adalah saat air laut sedang surut, jadi ombak tidak terlalu besar dan tidak berbahaya ketika kita ingin turun ke bawah.
  • bagi kamu yang menyukai kegiatan memacu adrenalin, cobalah menuruni air terjun dengan cara reppeling.


Wisata Terdekat Dari Pantai Jogan :

Pantai Siung (4 menit)
Pantai Siung terkenal sebagai lokasi panjat tebing dengan pemandangan indah di Jogja, karena kita akan disuguhkan dengan keindahan alam Pantai Siung ketika memanjat. Selain panjat tebing kita juga bisa bermain di pantai.

Pantai Nglambor (4 menit)
Pantai Ngalmbor adalah salah satu spot snorkeling terpopuler di Jogja, siapapun yang menyukai kegiatan snorkeling pasti akan tahu tentang Pantai Nglambor.

Pantai Wedi Ombo (14 menit)
Pantai Wedi Ombo adalah salah satu pantai terlengkap dan terindah di Jogja, pantai ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang sangat memanjakan pengunjungnya.





-copyright ©lintang_jn1 2018-



Foto Pantai Banyu Tibo Pacitan

foto ig : @jatimkekinian
foto : google.com
foto : google.com
foto : google.com
foto : google.com

Gardu Pandang Lereng Kelir , Wisata di Ambarawa yang Mempesona



Berbicara mengenai wisata alam, di daerah Ambarawa kini muncul sebuah tempat wisata baru yang cukup populer dikalangan wisatawan, terutama para anak muda karena lokasinya yang memiliki pemandangan indah, yaitu Puncak atau Lereng Kelir Ambarawa.

Apa yang Menarik di Puncak Lereng Kelir Ambarawa

Setelah menjamurnya wisata alam dengan konsep gardu pandang, Kabupaten Semarang tak mau kalah dengan ikut meramaikan jenis wisata ini, tepatnya di Ambarawa terdapat objek wisata dengan konsep gardu pandang bernama Puncak Kelir atau Lereng Kelir.

lautan awan di puncak kelir. foto : lerengkelir.com

Puncak Kelir terletak di lereng Gunung Kelir, yaitu salah satu gunung pendek di Kabupaten Semarang. Gunung Kelir sendiri adalah salah satu gunung yang memiliki pemandangan cukup indah walaupun tidak terlalu tinggi. Nah, untuk memaksimalkannya, dibuatlah wisata Gardu Pandang Puncak Kelir Ambarawa ini yang sebenarnya masih berada di lerengnya, jadi bukan berada di puncak Gunung Kelir.

Gardu Pandang Puncak Kelir Ambarawa menawarkan pemandangan alam Kabupaten Semarang yang sangat indah dengan view Rawa Pening dan beberapa gunung lain seperti Gunung Merbabu dan Telomoyo.

Gardu Pandang Puncak Kelir Ambarawa ini berada di ketinggian sekitar 715 Mdpl, walaupun tidak terlalu tinggi tapi cukup membantu kita untuk melihat keindahan alam sekitar.

Konsep dari Gardu Pandang Puncak Kelir Ambarawa memang sama dengan Punthuk Mongkrong yang berada di Magelang, di Puncak Kelir Ambarawa ini kita juga bisa melihat cantiknya sunrise yang muncul dibalik pegunungan.

sunrise di puncak lereng kelir.

Untuk bisa melihat indahnya sunrise di Gardu Pandang Puncak Kelir Ambarawa, kita harus datang saat fajar, tapi jalurnya yang berkelok kelok dan naik turun khas pegunungan membuat kita cukup was-was jika harus berkendara di pagi buta sebelum matahari terbit.

Jadi. Apabila kamu ingin melihat sunrise di Gardu Pandang Puncak Kelir, sangat disarankan untuk mendirikan tenda atau berkemah di kawasan wisata Puncak Kelir ini saja. Lokasi camp ground-nya cukup luas kok, bisa menampung beberapa tenda, asal kamu datang lebih awal saja agar tidak didahului pengunjung lain.

Selama perjalanan menuju Puncak Kelir, kita harus berjalan kaki melewati jalur menanjak selama kurang lebih 1 jam, tapi tenang karena selama perjalanan kita akan disuguhi dengan pemandangan alam, hutan pinus dan kebun warga yang terlihat sangat menyegarkan mata, bahkan jika kamu naik saat fajar sebelum matahari terbit kamu bisa melihat indahnya kerlap-kerlip lampu kota.

pemandangan camp ground dari atas.

Fasilitas dan Tiket Masuk

  • Tempat Parkir
  • Warung Makan
  • Toilet
  • Gardu Pandang
  • Camp Ground dll
  • Harga Tiket Masuk :
    Rp. 5.000/orang (hari biasa)
    Rp. 7.000/orang (weekend)


Rute Menuju Gardu Pandang Puncak Lereng Kelir Ambarawa

#dari Semarang

Dari Semarang Kota kamu bisa menuju kearah Ungaran hingga sampai di Terminal Bawen, tepat di pertigaan Terminal Bawen silahkan ambil arah kanan menuju Ambarawa, setelah sampai di Traffic Light (lampu merah) kamu bisa lurus melewati Ambarawa atau belok kiri melewati Jalan Lingkar Ambarawa.

Ikuti jalan hingga kamu sampai di jalan utama Semarang – Magelang, setelah itu dari SPBU Ngampin ambil arah Magelang melewati Stasiun Jambu, sekitar 7 menit dari Stasiun Jambu atau setelah melewati Estu Sehat Apotik di kanan jalan.

Beberapa meter di kiri jalan setelah melewati Estu Sehat Apotik akan ada Gapura Desa Tapak, silahkan masuk lewat jalan tersebut dengan melewati rel kereta api, ikuti saja jalan menanjak hingga sampai di lokasi wisata Gardu Pandang Lereng Kelir.

#Dari Purwodadi Grobogan

Jika kamu dari arah Purwodadi, kamu bisa mengikuti rute Purwodadi - Godong - Gubug - Kedung Jati – Tuntang - Bawen, setelah sampai di pertigaan Terminal Bawen (kiri jalan) silahkan ikuti petunjuk seperti diatas.

#Dari Boyolali, Solo, Salatiga

Jika kamu berdomisili di beberapa kota tersebut, kamu bisa melewati rute Jalan Lingkar Selatan Salatiga, ketika sampai di Traffic Light (yang ada Pos Polisinya) silahkan ambil arah menuju Mucul/Banyubiru.

Setelah sampai di Banyubiru ikuti jalan hingga kamu melewati Komp.Perumahan Yonzipur 4 dan menemukan pertigaan yang ada Alfamartnya (Jl Durian - Jl. Wijayakusuma), dari situ kamu bisa belok di jalan tepat di samping alfamart (Jl. Brongkol), ikuti jalan hingga kamu sampai di jalan utama Magelang

Semarang, lalu belok kiri menuju arah Magelang. Setelah melewati Estu Sehat Apotik di kanan jalan beberapa meter kedepan terdapat Gapura Desa Tapak di kiri jalan, silahkan masuk dan ikuti jalan menanjak hingga sampai di lokasi.

Tips Berlibur di Gardu Pandang Puncak Lereng Kelir Ambarawa.


  • Waktu terbaik untuk berkunjung ke Lereng Kelir adalah saat pagi hari (di hari biasa) karena saat pagi udara masih terasa segar dan cahaya matahari belum terlalu terik, selain itu saat hari biasa wisata Lereng Kelir tidak terlalu ramai oleh pengunjung.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman untuk kegiatan outdoor.
  • Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu taati aturan.
  • Jangan malu untuk bertanya jika kamu tidak yakin dengan jalannya, disarankan setelah kamu memasuki Gapura Desa Tapak bertanyalah ke masyarakat sekitar mengenai lokasi Gardu Pandang Lereng Kelir ini.
  • Lebih disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi, terutama motor.
  • Sangat cocok untuk hunting foto.
  • Datanglah saat musim kemarau agar kamu mendapatkan pemandangan yang maksimal, karena saat musim hujan kadang pemandangan terselimuti kabut.

Wisata Terdekat Dari Gardu Pandang Lereng Kelir Ambarawa :

Eling Bening(30 menit)
Eling Bening merupakan salah satu wisata alam yang cukup lengkap di Ambarawa, selain menawarkan pemandangan alam indah, Eling Bening juga memiliki berbagai macam fasilitas yang semakin memanjakan pengunjung.
Museum Kereta Api Ambarawa (20 menit)
Museum Kereta Api Ambarawa adalah salah satu wisata sejarah paling populer di Ambarawa, di Museum Kereta Api Ambarawa ini kita bisa melihat berbagai jenis lokomotif tua dan peralatan yang digunakan di stasiun pada zaman dahulu, selain itu kita juga bisa naik kereta api uap dengan jalur bergerigi yang cuma ada disini.
Goa Rong (38 menit)
Goa Rong memiliki konsep wisata yang hampir mirip dengan Eling Bening, hanya saja fasilitas di Goa Rong lebih sedikit, namun tempat wisata Semarang satu ini memiliki pemandangan yang sama indahnya .
Rawa Pening (23 menit)
Rawa Pening adalah rawa atau danau terluas di Kabupaten Semarang, Rawa Pening kerap menjadi objek view utama di beberapa tempat wisata terdekatnya, di Rawa Pening ini kita bisa berkeliling rawa menggunakan perahu atau sekedar hunting foto landscape.
Cimory Semarang (36 menit)
Cimory Semarang merupakan sebuah tempat wisata keluarga yang sangat direkomendasikan di Semarang, Cimory Semarang mengusung konsep Shop, Factory, Playground dan Restoran dengan menu utama susu sapi.


Selamat Berwisata //©JN1_2018

Info Pendakian Gunung Telomoyo Magelang

Dari banyaknya gunung di Kabupaten Magelang, mana saja yang sudah pernah kamu daki? Gunung Andong, Merbabu, Sumbing atau Telomoyo?

Berbicara mengenai gunung di Kabupaten Magelang memang sangat menarik. Kabupaten ini dikelilingi oleh beberapa gunung dengan pemandangan indah, nah dari banyaknya gunung tersebut terdapat satu gunung yang cukup menarik perhatian. Yaitu Gunung Telomoyo, gunung satu ini terletak di perbatasan antara Kabupaten Magelang dan Semarang.

puncak pemancar

Gunung Telomoyo sendiri memiliki ketinggian 1894 Mdpl, lebih tinggi sedikit dari Gunung Andong yang memiliki ketinggian 1726 Mdpl.

Gunung Telomoyo berada di antara Gunung Merbabu, Ungaran dan Andong, merupakan gunung api berbentuk stratao (kerucut), tapi sejauh ini belum pernah meletus.

Gunung Telomoyo dapat kita lihat dari kota-kota terdekat seperti Salatiga, Magelang, Temanggung dan Semarang, walaupun masih kalah populer dengan gunung-gunung lainnya, namun Gunung Telomoyo tak boleh kamu kesampingkan.

Dengan ketinggian 1894 Mdpl, Gunung Telomoyo menawarkan pemandangan yang sangat indah lho, dari puncak Telomoyo kita bisa melihat deretan gunung tinggi lainnya seperti Lawu, Sumbing, Sindoro dan Prau, tak hanya itu saja, kita juga bisa melihat luasnya danau Rawa Pening

photo jalur menuju puncak Telomoyo

Untuk dapat ke Gunung Telomoyo, kamu harus menuju ke Desa Pandean, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, tak terlalu sulit untuk menemukan Desa Pandean, karena masih satu arah dengan Pasar Ngablak.

Berbeda dengan kebanyakan gunung dimana kita harus bersusah susah mendaki untuk sampai di puncaknya, di Gunung Telomoyo kita tidak perlu menguras tenaga dengan berjalan kaki karena sudah terdapat jalan hingga sampai puncak.

Walaupun jalannya berupa aspal, tapi tetap saja dibutuhkan kendaraan yang prima, kita tidak akan selalu menemukan jalanan mulus seterusnya , melainkan terdapat beberapa bagian yang cukup rusak, namun inilah tantangan yang membuat pendakianmu makin seru.

Jalan menuju puncak Telomoyo cukup menanjak dengan jalur yang sempit, hanya pas untuk satu mobil saja, jadi lebih disarankan untuk menggunakan motor.

Sepanjang perjalanan kita akan disuguhi pemandangan alam Kota Salatiga, Kabupaten Magelang dan Semarang yang terlihat mengagumkan.

Untuk bisa sampai di puncak Gunung Telomoyo menggunakan motor kita hanya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit saja, tapi apabila kamu berjalan bisa memakan waktu sekitar 2 jam, puncak Telomoyo ditandai dengan adanya stasiun Telkom dan landasan paralayang.


landasan paralayang inilah yang menjadi spot foto paling populer dan favorit di Gunung Telomoyo, selain itu selama perjalan kita juga akan menemukan air terjun mini lho, tapi aliran air di air terjun tersebut tidaklah deras.

photo sumber : google


Tips Mendaki di Gunung Telomoyo

  • Waktu terbaik untuk mendaki di Gunung Telomoyo adalah ketika sunrise dan sore hari.
  • Baik mendaki dengan berjalan kaki ataupun menggunakan kendaraan tidak menjadi masalah, silahkan sesuaikan dengan selera masing-masing.
  • Jika menggunakan kendaraan, lebih disarankan untuk menggunakan motor dengan syarat motor dalam keadaan prima agar kuat sampai puncak. karena jalannya yang sangat rusak.
  • Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu menaati aturan.

itulah tips dan info mengenai Gunung Telomoyo, gunung yang terletak di Kabupaten Magelang dan Semarang, walaupun tak terlalu populer, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba mendaki disini, terutama bagi kamu yang ingin mendaki gunung namun tidak mau capek berjalan.

Info dan Tips Mendaki Gunung Ungaran

Jawa Tengah memang dikaruniai dengan banyaknya gunung-gunung tinggi, selain gunung dengan ketinggian lebih dari 3000Mdpl, di Jawa Tengah juga terdapat gunung dengan ketinggian dibawah itu, salah satu gunung populer adalah Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran dengan ketinggian sekitaran 2000Mdpl.

Berbicara mengenai gunung pendek, di Kabupaten Semarang terdapat sebuah gunung dengan ketinggian 2050Mdpl bernama Gunung Ungaran.


Bagi para traveler, kawasan Ungaran, Semarang memang terkenal dengan tempat-tempat wisatanya yang keren, seperti Candi Gedong Songo, Curug Lawe dan Umbul Sidomukti.

Wisata-wisata tersebut terletak di lereng Gunung Ungaran yang merupakan gunung tertinggi di Kabupaten Semarang.

Gunung Ungaran merupakan salah satu gunung yang sangat cocok untuk pemula sebelum mendaki di gunung yang lebih tinggi seperti Gunung Rinjani.

Nah, buat kamu yang ingin mendaki di Gunung Ungaran, dibawah ini ada beberapa info dan tips saat anda melakukan pendakian di Gunung Ungaran.

Gunung Ungaran memiliki 3 jalur pendakian, yaitu melalui Gedong Songo, Pasar Jimbaran (Basecamp Mawar) dan Promasan, dari ketiga jalur tersebut, pendakian melalui Basecamp Mawar merupakan yang paling populer, selain itu Basecamp Mawar dan Promasan merupakan jalur resmi, sedangkan Gedong Songo bukanlah jalur resmi.

jalur pendakian photo : @ardiyanto

Pendakian Gunung Ungaran via Basecamp Mawar (Pasar Jimbaran)

Untuk menuju ke Basecamp Mawar, dari pusat kota Semarang kita hanya perlu menuju ke Ungaran, ikuti jalan hingga sampai di Pom Bensin Lemah Abang di kiri jalan, nanti beberapa meter kedepan terdapat gapura bertuliskan Kawasan Wisata Candi Gedong Songo di kanan jalan.

Silahkan masuk ke gang tersebut dan ikuti jalan hingga sampai di Pasar Jimbaran, tepat didepan Pasar Jimbaran terdapat gang di kanan jalan dengan gapura bertuliskan "Wisata Umbul Sidomukti", ikuti gang tersebut hingga kamu sampai di Basecamp Mawar dengan melewati Umbul Sidomukti.

pos mawar photo : @phinemo

Estimasi Pendakian Gunung Ungaran via Basecamp Mawar

  • Pasar Jimbaran– Basecamp Mawar (30 menit)
  • Basecamp – Pos Pronojiwo (40 menit)
  • Pos Pronojiwo – Kolam Renang Pos 3 (15 menit)
  • Kolam Renang – Kebun Teh (15 menit)
  • Kebun Teh – Puncak Ungaran (2 jam 20 menit)
  • Total : kurang lebih 4 Jam (tergantung kecepatan dalam berjalan)

Mulai sekarang, jalur pendakian tidak lagi melewati kebun teh, jalur dialihkan sebelum kebun teh karena sekarang kebun teh sudah menjadi tempat wisata dan memiliki tiket masuk sendiri.

Jika kamu tetap ngeyel ingin lewat kebun teh, kamu akan dikenakan tiket masuk sebesar kurang lebih Rp. 2.000/orang.

pintu masuk pos mawar photo :@phinemo

Pendakian Gunung Ungaran via Promasan atau Medini

Untuk menuju ke lokasi Basecamp, dari Kota Semarang bisa dengan bus kecil jurusan Boja turun di pertigaan yang menuju Gonoharjo dan Kendal.

Limut Gonoharjo Kendal photo : @fbjn1

Lalu melanjutkan perjalanan dengan angkutan pedesaan sampai ke desa Gonoharjo. Diteruskan dengan jalan kaki atau ojek sampai di bumi perkemahannya, sesampainya di Medini kita masih melanjutkan perjalanan menuju ke Promasan hingga Kebun Tehnya.

kebun teh Medini photo : @fbjn1

Pendakian Gunung Ungaran via Gedong Songo

Rute menuju ke Gedong Songo cukup mudah, sama halnya dengan cara menuju ke Basecamp Mawar diatas, sesampainya kamu di Pom Bensin Lemah Abang, kuti saja jalan tersebut hingga sampai di POM Bensin Palbapang (POM bensin kedua yang kita lewati).

Di depan POM Bensin terdapat pertigaan, silahkan belok kanan dan ikuti jalan hingga sampai di pintu masuk objek wisata Gedong Songo.

Dari Arah Kendal, Pekalongan dan Sekitarnya Atau bagi kalian yang berdomisili di Kendal, Pekalongan dan Jakarta bisa melalui jalan Pertigaan Kaliwungu Kendal – Sumowono – Pertigaan lampu merah Boja Kendal pilih jalur kiri – Perempatan sebelum jembatan ambil kanan menuju Sumowono – Pasar Sumowono ada pertigaan lurus saja hingga POM Bensin Palbapang ikuti petunjuk seperti diatas tadi.

Mengenai jalur pendakian Promasan tadi, sebenarnya jalur ini sama dengan jalur Basecamp Mawar, kedua jalur tersebut akan bertemu di Kebun Teh.

Sedangkan untuk jalur Gedong Songo, jalur tersebut bukanlah jalur resmi, jalur ini biasanya hanya untuk jalur turun bagi pendaki yang sudah sering sampai puncak .

Sebagai info tambahan sebenarnya jalur ini jalan naik turun pencari kayu bagi penduduk setempat, jadi bagi kamu yang ingin mendaki melalui jalur Gedong Songo silahkan dipikir matang-matang dulu ya.


kawasan Gedong Songo photo : @fbjn1

Karakteristik jalur pendakian Gunung Ungaran terbilang gabungan antara jalur esktrim dan datar, selama perjalanan dari Basecamp Mawar hingga Pos 2 kita akan menemukan banyak sekali jalur datar, dan hanya terdapat jalur menanjak dibeberapa tempat saja.

Pendakian sebenarnya akan dimulai pada jalur diatas Kebun Teh, jalur akan mulai menanjak dengan melewati hutan, setelah melewati hutan kita tidak akan menemukan rimbunnya pepohonan lagi, melainkan bebatuan besar yang akan membuat tangan dan kaki bekerja lebih keras.

Untuk mendirikan tenda, terdapat banyak tempat, mulai dari puncak bayangan, dibawah puncak utama dan dibelakang puncak, biasanya para pendaki mendirikan tenda di belakang puncak karena terdapat banyak pepohonan yang melindungi tenda dari terpaan angin.

pemandangan indah dari puncak ungaran.

itulah info mengenai pendakian Gunung Ungaran, Gunung di Kabupaten Semarang yang sangat cocok untuk pendaki pemula, jadi kapan kamu mendaki di Gunung Ungaran ?

Total Tayangan Halaman

Feed